Tampilkan postingan dengan label Tari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Tarian Papua



ragamseni.com
Dioptimalkan 1 jam yang lalu
Lihat yang asliSegarkan

Seni & Budaya
Pusat Informasi Tentang Kesenian dan Kebudayaan
6 Tarian Tradisional Papua yang Sangat Populer

November 16, 2016 Seni Tari
tarian-tradisional-papua
Papua, dulunya dikenal dengan nama Irian Jaya. Karena pada tahun 2002, daerah tersebut terbagi menjadi 2 Provinsi. Walau begitu, tarian tradisional yang telah dibuat oleh nenek moyang masih menjadi 1 dalam sementara waktu atas keputusan SENBUD.


Kembali pada budaya Papua ternyata terdapat beberapa tarian tradisional Papua yang cukup terkenal, beberapa diantaranya sempat ditayangkan di acara Televisi nasional pada tahun 90-an. Dan mungkin saja, diantara kamu masih inget dengan lagu-lagunya.

Tarian Tradisional Papua :
1. Tari Musyoh
tari-musyoh
tari-musyoh

Tari Musyoh merupakan salah satu tarian sakral asal Papua, dan tarian ini diadakan jika ada sanak saudara ataupun warga yang mengalami kecelakaan maut dan diperkirakan arwahnya tidak tenang.

3 Tari Lampung



TradisiKita, Indonesia

Custom Search
 Cari Artikel
 HOME
LAGU DAERAH
TARI TRADISIONAL
TRADISI LAINNYA
TOKOH BUDAYA
LEGENDA
WISATA
 
Home » Lampung » Tari Tradisional » 3 Tarian Tradisional dari Provinsi Lampung
3 Tarian Tradisional dari Provinsi Lampung

 Dede Mahmud   Minggu, 08 Februari 2015  Lampung, Tari Tradisional


3 Tarian Tradisional dari Provinsi Lampung - Selain Alat musik tradisional dari Provinsi Lampung, 11 Lirik Lagu Daerah Lampung, kali ini serba-tradisional juga akan mempersembahkan artikel mengenai tari tradisional yang berasal dari Provinsi Lampung.

Kali ini kita akan mengenal 3 Tarian Tradisional dari Provinsi Lampung. Tari Tradisional ini sangat terkenal karena banyak ditampilkan pada acara-acara seperti penyambutan tamu maupun acara adat lainnya di Lampung.



1. Tari Sembah


Tari sembah merupakan tarian tradisional dari Provinsi Lampung yang berasal dari Suku Pepadun. Pada awalnya Tari Sembah ditampilkan pada acara penyambutan para raja dan tamu-tamu istimewa. Saat ini Tari Sembah dikenal sebagai tari penyambutan yang tujuannya adalah menghormati tamu yang datang. Selain ditampilkan pada upacara adat penyambutan tamu, tari sembah juga ditampilkan pada upacara pernikahan dengan tujuan yang sama yaitu menyambut para tamu yang hadir pada acara tersebut.

Busana yang dikenakan oleh para penari adalah busana asli daerah seperti yang dikenakan pengantin wanita asli suku Lampung lengkap dengan siger dan tanggainya.  Busana yang dipergunakan oleh penari Sembah ini adalah Sesapur yaitu baju kurung bewarna putih atau baju yang tidak berangkai pada sisinya namun pada sisi bagian bawah terdapat hiasan berbentuk koin berwarna perak atau emas yang digantung secara berangkai (rumbai ringgit). Sedangkan busana yang digunakan sebagai bawahan adalah kain tapis. Kain tapis adalah kain tenun tradisional lampung yang terbuat dari bahan katun bersulam emas dengan motif tumpal atau pucuk rebung. Kain tapis bermotif sepeti ini biasanya disebut dengan nama kain tapis Dewasana (Dewo sanaw).

Selain busana, ada beberapa aksesoris yang dipergunakan oleh para penari tari sembah. Aksesoris yang dipergunakan antara lain :
Mahkota siger Pending, yaitu ikat pinggang dari uang ringgit Belanda dengan gambar ratu Wihelmina di bagian atas.
Bulu serti, yaitu ikat pinggang yang terbuat dari kain beludru berlapis kain merah. Bagian atas ikat pinggang ini dijaitkan kuningan yang digunting berbentuk bulat dan bertahtakan hiasan berupa bulatan kecil-kecil. ikat pinggang bulu serti dikenakan diatas pending.
Mulan temanggal, yaitu hiasan dari kuningan berbentuk seperti tanduk tanpa motif yang digantungkan di leher sebatas dada.
Dinar, yaitu mata uang Arab dari emas yang diberi peniti dandigantungkan pada sesapur,tepatnya di bagian atas perut.
Buah jukum, yaitu hiasan berbentuk buah-buah kecil di atas kain yang dirangkai menjadiuntaian bunga dengan benang dan dijadikan kalung panjang yang dipakai melingkar mulai dari bahu ke bagian perut sampai ke belakang.
Gelang burung, yaitu hiasan dari kuningan berbentuk burung bersayap yang diatasnya direkatkan bebe yaitu kain halus yang berlubang-lubang. Gelang burung ini diikatkan pada lengan kiri dan kanan, tepatnya di bawah bahu.
Gelang kana adalah sebuah gelang yang terbuat dari kuningan berukir dan gelang Arab, yang dikenakan bersama-sama di lengan atas dan bawah.
Tanggai adalah hiasan yang berbentuk seperti kuku berwarna keemasan terbuat dari bahan kuningan yang dikenakan di jari penari.
Mahkota Siger adalah mahkota berbentuk seperti tanduk yang ditatah hias bertitik-titik rangkaian bunga. Siger ini berlekuk ruji tajam berjumlah sembilan buah. Disetiap puncak lekukan diberi hiasan bunga cemara dari kuningan. Sedangkan bagian puncak siger diberi hiasan serenja bulan, yaitu hiasan berupa mahkota  kecil yang mempunyai lengkungan di bagian bawah dan beruji tajam-tajam pada bagian atas serta berhiaskan bunga. Mahkota siger ini secara keseluruhan terbuat dari bahan kuningan.
Untuk iringan musik, tentu saja tari sembah diiringi oleh musik tradisional Provinsi Lampung. Untuk mengenal lebih baik tari sembah, kita dapat melihat klip video dibawah ini :




 2. Tari Cangget Agung


Sukubangsa Lampung sendiri terbagi menjadi dua bagian yaitu Lampung Pepadun dan lampung Sebatin. Lampung Sebatin adalah sebutan bagi orang Lampung yang berada di sepanjang pesisir pantai selatan Lampung. Sedangkan, Lampung Pepadun adalah sebutan bagi orang Lampung yang berasal dari Sekala Brak di punggung Bukit Barisan (sebelah barat Lampung Utara) dan menyebar ke utara,timur dan tengah provinsi ini. Sebagaimana masyarakat lainnya, mereka juga mereka menumbuh-kembangkan kesenian yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan semata, tetapi jatidirinya. Dan, salah satu kesenian yang ditumbuhkembangkan oleh masyarakat Lampung, khususnya Orang Pepadun, adalah jenis seni tari yang disebut “tari cangget”.

Konon, sebelum tahun 1942 atau sebelum kedatangan bangsa Jepang ke Indonesia, tari cangget selalu ditampilkan pada setiap upacara yang berhubungan dengan gawi adat, seperti: upacara mendirikan rumah, panen raya, dan mengantar orang yang akan pergi menunaikan ibadah haji. Pada saat itu orang-orang akan berkumpul, baik tua, muda, laki-laki maupun perempuan dengan tujuan selain untuk mengikuti upacara, juga berkenalan dengan sesamanya. Jadi, pada waktu itu tari cangget dimainkan oleh para pemuda dan pemudi pada suatu desa atau kampung dan bukan oleh penari-penari khusus yang memang menggeluti seni tari
tersebut.

Waktu itu para orangtua biasanya memperhatikan dan menilai gerak-gerik mereka dalam membawakan tariannya. Kegiatan seperti itu oleh orang Lampung disebut dengan nindai. Tujuannya tidak hanya sekedar melihat gerak-gerik pemuda atau pemudi ketika sedang menarikan tari cangget, melainkan juga untuk melihat kehalusan budi, ketangkasan dan keindahan ketika mereka berdandan dan mengenakan pakaian adat Lampung. Bagi para pemuda dan atau pemudi itu sendiri kesempatan tersebut dapat dijadikan sebagai arena pencarian jodoh. Dan, jika ada yang saling tertarik dan orang tuanya setuju, maka mereka meneruskan ke jenjang perkawinan
Macam-macam Tari Cangget

Tarian cangget yang menjadi ciri khas orang Lampung ini sebenarnya terdiri dari beberapa macam, yaitu:
Cengget Nyambuk Temui, adalah tarian yang dibawakan oleh para pemuda dan pemudi dalam upacara menyambut tamu agung yang berkunjung ke daerahnya.
Cangget Bakha, adalah tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi pada saat bulat purnama atau setelah selesai panen (pada saat upacara panen raya).
Cangget Penganggik, adalah tarian yang dimainkan oleh pemuda dan pemudi saat mereka menerima anggota baru. Yang dimaksud sebagai anggota baru adalah pada pemuda dan atau pemudi yang telah berubah statusnya dari kanak-kanak menjadi dewasa. Perubahan status ini terjadi setelah mereka melalukan upacara busepei (kikir gigi).
Cangget Pilangan, adalah tarian yang dimainkan oleh para pemuda dan pemudi pada saat mereka melepas salah seorang anggotanya yang akan menikah dan pergi ke luar dari desa, mengikuti isteri atau suaminya.
Cangget Agung adalah tarian yang dimainkan oleh para pemuda dan pemudi pada saat ada upacara adat pengangkatan seseorang menjadi Kepala Adat (Cacak Pepadun). Pada saat upacara pengangkatan ini, apabila Si Kepala Adat mempunyai seorang anak gadis, maka gadis tersebut akan diikutsertakan dalam tarian cangget agung dan setelah itu ia pun akan dianugerahi gelar Inten, ujian, Indoman atau Dalom Batin.

Gerakan Tari Cangget

Walau tarian cangget terdiri dari beberapa macam, namun tarian ini pada dasarnya mempunyai gerakan-gerakan yang relatif sama, yaitu: (1) gerak sembah (sebagai pengungkapan rasa hormat); (2) gerakan knui melayang (lambang keagungan); (3) gerak igel (lambang keperkasaan); (4) gerak ngetir (lambang keteguhan dan kesucian hati; (5) gerak rebah pohon (lambang kelembutan hati); (6) gerak jajak/pincak (lambang kesiagaan dalam menghadapi mara bahaya); dan (7) gerak knui tabang (lambang rasa percaya diri).
Peralatan Tari Cangget


Peralatan musik yang digunakan untuk mengiringi tari Canget diantaranya adalah:(1) canang lunik 8–12 buah; (2) bende sebuah; (3) gujeh sebuah; (4) gong 2 buah; (5) gendang sebuah; dan (6) pepetuk 2 buah.
Busana Tari Cangget

Busana yang dikenakan oleh penari perempuan adalah: (1) kain tapis; (2) kebaya panjang warna putih; (3) siger; (4) gelang burung; (5) gelang ruwi; (6) kalung papan jajar; (7) buah jarum; (8) bulu seratai; (9) tanggai; (10) peneken; (11)
anting-anting; dan (12) kaos kaki warna putih.
Sedangkan busana dan perlengkapan pada penari laki-laki adalah: (1) kain tipis setengah tiang; (2) bulu seratai; (3) ikat pandan; (4) jubah; dan (5) baju sebelah.
Perkembangan Tari Cangget

Selain peralatan musik dan busana bagi penarinya, tarian ini juga menggunakan perlengkapan-perlengkapan pendukung lainnya, yaitu: (1) jepana (tandu usungan) yang dipakai pada saat mengantar dan menjemput tamu agung, sesepuh adat atau


pun puteri kepala adat dan kutamara; (2) tombak dan keris, dipakai pada saat tari igel; (3) talam emas, dipakai untuk landasan menurunkan serta menaikkan para sesepuh atau tetua adat dari Jepana memasuki Sesat Agung ataupun sebaliknya;
(4) Payung adat yang warna putih (lambang kesucian) dan warna kuning (lambang keagungan).
Lagu-lagu yang dimainkan saat Tari Cangget


Adapun lagu-lagu yang sering dinyanyikan untuk mengiringi tarian Cangget Agung adalah (1) tabuh mapak/nyabuk temui; (2) tabuh tari (tarey); (3) serliah adak; (4) mikhul bekekes; (5) gupek; dan (6) hujan turun.
Catatan: Saat ini, seiring dengan perkembangan zaman, penyelenggaraan tarian ini semakin berkurang. Tarian cangget tidak lagi ditarikan oleh para pamuda dan pemudi untuk saling berkenalan, melainkan telah menjadi suatu tarian khusus yang dimainkan oleh penari-penari tertentu (tidak sembarang orang) dan pada saat-saat tertentu saja (upacara adat saja).


Tari Semarang




Megibung, Makan Bersama Masyarakat Karangasem Bali
Bajamba, Makan Bersama di Masyarakat Minangkabau
4 Model Jam Tangan yang Wajib Dimiliki Para Pria
Inspirasi Flora dan Fauna Indonesia di Koleksi Busana Teranyar Purana
I.K.Y.K Rilis Baju Ramah Lingkungan yang Bisa Dicuci Tanpa Deterjen
Indonesia Fashion Week 2018 Siap Digelar Maret, Bawa Mode ke Pasar Online
Paris Fashion Show Dengan Desainer Adibusana IKA BUTONI
Meskipun Berat dan Bikin Pusing, 9 Mahkota Pengantin Adat Bikin Anggun dan Elegan
Perhiasan Tradisional Maluku
Beseprah, Tradisi Menjelang Acara Erau
Tarian Tradisional Semarang Jawa Tengah
 JAN 21, 2017ADMIN 2


Semarang adalah salah satu kota di Jawa Tengah, dan menjadi Ibukota untuk Jawa Tengah. Penduduk mayoritasnya masih asli lokal Semarang, dan sebagian masih kental menggunakan bahasa Jawa. Namun demikian, kota Semarang telah padat dengan bertambahnya penduduk dari beragam suku, yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia, bahkan penduduk keturunan Tionghoa juga telah banyak yang lahir di kota Semarang.

Tarian Gambang Semarang

Tari Gambang Semarang (https://www.batiksemarang.com)

Tarian ini  mungkin menjadi salah satu kesenian yang cukup menarik di Semarang. Selain terdiri dari unsur musik, vokal, dan juga lawak atau lelucon, Gambang Semarang juga dipadu dengan tarian tradisional. Seiring perkembangannya, Gambang Semarang dipadukan pula dengan seni gerak tari, yang pada masa lampau ditarikan oleh penari-penari transeksual.

Dalam bidang seni tari Gambang Semarang memiliki tiga ragam gerak baku, yaitu ngondhek, ngeyek, dan genjot yang ketiganya merupakan gerakan yang berpusat pada pinggul. Gerakan tangan (lambeyan) yang menyertai ketiga ragam gerak itu merupakan gerakan yang berpangkal pada pergelangan tangan dengan media gerak sebatas pusar hingga pandangan mata.

Tari Gambang Semarang (https://jatengit17.wordpress.com)

Pada mulanya Gambang Semarang memang memiliki ciri musikal yang sama dengan Gambang Kromong, tetapi dalam perkembangan ciri-ciri itu semakin memudar dengan ditampilkannya lagu-lagu khusus Gambang Semarang, lagu-lagu daerah Jawa Tengah, lagu-lagu keroncong, dan lagu-lagu pop Jawa. Kalau pada awal perkembangan dalam Gambang Semarang terdapat nuansa Betawi dan Cina, serta nuansa Jawa-Mandarin, dalam perwujudan yang sekarang Gambang Semarang lebih menampakkan nuansa ke-Jawa-annya.

Perlu diketahui bahwa Gambang Semarang mencakup berbagai aspek seni tidak hanya seni musik saja akan tetapi juga seni tari, vokal bahkan seni lawak.

Sedangkan macam alat-alat Musik Gambang Semarang terdiri dari :

Kendang (Jawa Barat)
Bonang
Kempul
Suling
Kecrek
Gambang
Sukong
Konghayan
Balungan (Saron, Demung )
Tari Topeng Gecul

Tari Gecul (https://jatengit17.wordpress.com)

Tari Gecul asal Semarang ini memberi sentuhan lain dari tari topeng biasanya.  Tari ini di iringi kentongan yang memberikan tanda menari buat penarinya yang membuat banyak penonton tersenyum dan sangat menghibur.

Tari Sekar Rinonce

Tari Sekar Rinonce (https://kabarwisata.com)

Tari Jogjakarta




TradisiKita, Indonesia

Custom Search
 Cari Artikel
 MENU

Home » Tari Tradisional » Yogyakarta » 6 Tari Tradisional Yogyakarta
6 Tari Tradisional Yogyakarta

 Dede Mahmud   Kamis, 06 Oktober 2016  Tari Tradisional, Yogyakarta


6 Tari Tradisional Yogyakarta | tradisikita.my.id - Yogyakarta!!! Siapa yang belum pernah berkunjung ke Kota Gudeg ini?? Hayoooo acungkan jari..heheheh. Malioboro, keraton Yogya, Pantai Parangtritis, Kaliurang ehm... apa lagi ya yang khas Yogyakarta? Tari Tradisional nya!!! Ada yang tahukah tari tradisional Yogyakarta?

Tarian daerah yogyakarta adalah salah satu yang khas dari Kota Pelajar ini Sobat. Rasanya kurang lengkap tradisikita.my.id jika belum mengupas mengenai jenis tari-tarian daerah dari Yogyakarta. Atau jangan-jangan adik-adik, kakak-kakak, dan Sobat setia tradisikita saat ini memang lagi bolak balik mencari artikel mengenai tari tradisional Yogyakarta ini? Langsung saja Sobat, dibawah ini kita akan segera mengenal 6 tarian tradisional Yogyakarta.

1. Tari Tradisional Yogyakarta - Tari Golek Ayun-Ayun

Tari Golek Ayun-ayun yang merupakan salah satu tarian tradisional Yogyakarta yang diciptakan oleh (Alm) KRT Sasmita Dipura (Romo Sas).

Tarian ini ditampilkan untuk menyambut tamu kehormatan dan biasanya dibawakan oleh dua orang penari. Gerakannya sangat lembut dan penuh makna. seolah sang penari sedang bersolek. Gerakan yang lain juga memperlihatkan seolah ia tengah menyulam.

Penari golek ayun-ayun mengenakan balutan baju beludru hitam serasi dipadankan dengan bawahan kain batik putih. Mahkota merak bersayap merah muda tambah mempercantik penampilan sang penari Tarian ini dapat disaksikan setiap hari Minggu di Pendapa (Bangsal) Sri Manganti, Keraton Jogjakarta dari pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB. Biasanya ada tiga jenis tarian yang ditampilkan. Tari Golek Ayun-ayun, Beksan Srikandi Suradewati dan Sendratari Arjuna Wiwaha.

Tari Riau



bukdeinfo.com
Baru saja dioptimalkan
Lihat yang asli

Beranda » Tarian Tradisional
10 Tarian Tradisional Riau

Artikel yang penulis akan bahas adalah mengenai 10 Tarian Tradisional Riau dan penjelasannya. Seni Tari adalah gerak indah dan berirama yang mengandung dua unsur penting yaitu gerak dan irama. Gerak merupakan gejala primer dan juga bentuk spontan dari kehendak yang terdapat di dalam jiwa, sementara irama adalah bunyi teratur yang mengiringi gerak tersebut. Gerak tarian biasanya diinspirasikan dari pengalaman hidup sehari-hari. adapun 10 Tarian Tradisional Riau sebagai berikut.
1. Tari Persembahan
Tari Persembahan yang biasanya digunakan untuk menyambut tamu atau pembukaan acara-acara tertentu. Tarian ini menggambarkan bahwa orang melayu Riau menghargai hubungan persahabatan dan kekerabatan.

Tari Bali



Buka menu utama
Wikipedia Cari
SuntingPantau halaman ini
Baca dalam bahasa lain
Tari Bali

Gambuh
Bali-Danse 0702a.jpg
Tari Bali adalah tarian yang berasal dari Bali.[1]

Tari Bali tidak selalu bergantung pada alur cerita.[1] Tujuan utama penari Bali adalah untuk menarikan tiap tahap gerakan dan rangkaian dengan ekspresi penuh.[1] Kecantikan tari Bali tampak pada gerakan-gerakan yang abstrak dan indah.[1] Tari-tari Bali yang paling dikenal antara lain pendet, gabor, baris, sanghyang dan legong.[1]

Tari Bali sebagian besar bermakna religius.[2]

Tari Bandung


 ▼


Ber

Tari-tari di Medan

in: WiKITAria Wikia 
Tari-tari di Medan
Kalau kita membahas Provinsi Sumatera Utara, Maka kita tidak akan kehabisan pokok pembahasan, karena di provinsi sumatera utara dengan keberadaan wilayah, dan Suku suku yang mendiaminya dan terkhusus budayanya, kita akan selalu mendapatkan info info menarik seputar Sumatera utara.Tari Tor Tor


1. Tujuh Cawan

 Tari tor tor sipitu cawan.jpg
Tarian ini tergolong tarian sakral dan hanya ditampilkan di acara-acara tertentu saja. Selain kesakralannya, tarian ini memiliki gerakan yang sangat unik dan cukup sulit, sehingga tidak bisa dilakukan oleh sembarang penari. Namun karena itulah, Tari Tor Tor Sipitu Cawan ini tergolong sebagai tarian yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Lanjutkan..

2. Tari Endeng Endeng

 Hqdefault.jpg
Endeng-endeng dapat dikategorikan sebuah perpaduan tarian dan pencak silat. Tradisi ini lazimnya dilakukan masyarakat yang sedang menggelar pesta khitanan (sunat rasul) atau malam pesta perkawinan oleh masyarakat.Tari ini menggambarkan semangat dan ekspresi gembira masyarakat sehari- hari. Tari endeng-endeng merupan tari tradisi yang berasal dari daerah Tapanuli Selatan. Lanjutkan..

3. Tari Maena

 100 1904.JPG
Tari Maena adalah salah satu tarian tradisional yang berasal dari Nias, Sumatera Utara. Tarian ini termasuk jenis tarian rakyat yang dilakukan secara bersama-sama  atau masal. Tari Maena ini biasanya sering ditampilkan di berbagai acara, seperti penyambutan tamu terhormat, pernikahan, dan acara seremonial adat Nias lainnya. Lanjutkan..


Top Contributors to this article
0 COMMENT
Explore Wikis
Follow Us

Overview

About
Careers
Press
Contact
Wikia.org
Terms of Use
Privacy Policy
Global Sitemap
Local Sitemap
Community

Community Central
Support
WAM Score
Help
Community Apps

Take your favorite fandoms with you and never miss a beat
Advertise

Media Kit
WiKITAria Wikia is a FANDOM Lifestyle Community. Content is available under CC-BY-SA.
VIEW FULL SITE


Tari-tari di Padang

in: WiKITAria Wikia 
Tari-tari di Padang
Kota Padang adalah ibukota dari provinsi Sumatera Barat. Kota yang terkenal dengan legenda Malin Kundang dan Siti Nurbaya ini berbatasan langsung dengan laut dan perbukitan, sehingga secara otomatis mempunyai beragam tempat wisata menarik. Beragam jenis budaya banyak yang terkenal dari kota ini, dari segi makanannya hingga seni tari tradisionalnya. Sumatera Barat yang ber-ibu kota Padang ternyata memiliki beberapa tarian tradisional yang sangat menarik dan populer salah satunya adalah tari Indang dimana lagu latarnya “dindin badindin”. Bagi kamu yang kelahiran 80-an pasti pernah mendengar lagu tersebut karena dulu sering ditayangkan di TV.

 Tari-pasambahan.jpg
1. Tari Pasambahan Minang

Tarian ini bertujuan untuk menyambut tamu istimewa sebagai ucapan selamat datang dan juga ungkapan rasa hormat pada tamu yang diundang. Biasanya sebagai penyambutan pengantin pria ke rumah wanita, dan akan dilanjutkan dengan suguhan daun sirih. Lanjutkan..

2. Tari Piring

 Tari-piring-sumatera-barat.png
Tarian ini dulunya merupakan tarian persembahan bagi para dewa yang telah mengkaruniakan hasil panen yang berlimpah selama setahun. Perlu diketahui bahwa sebelum masuknya Islam, masyarakat Minangkabau mayoritas masih memeluk agama Hindu, Budha, dan sebagian Animisme. Lanjutkan..



3. Tari Indang

 Indang.jpg
Tarian tradisional berikutnya sudah tidak asing lagi ditelinga kita, karena juga di sebut tari badindin. Biasanya ditarikan dengan jumlah 7 orang dan dibawakan oleh pria, namun seiring dengan zaman, wanita pun banyak yang menarikan tarian ini. Sejarahnya, tarian ini dibuat untuk menyebarkan dakwah agama Islam ketika dibawa Syekh Burhanudin. Namun sekarang, tarian ini diadakan bila ada seminar budaya dan bersifat hiburan saja. Lanjutkan..


Top Contributors to this article
 
0 COMMENT
Explore Wikis
Follow Us

Overview

About
Careers
Press
Contact
Wikia.org
Terms of Use
Privacy Policy
Global Sitemap
Local Sitemap
Community

Community Central
Support
WAM Score
Help
Community Apps

Take your favorite fandoms with you and never miss a beat
Advertise

Media Kit
WiKITAria Wikia is a FANDOM Lifestyle Community. Content is available under CC-BY-SA.
VIEW FULL SITE

lagu dan Tarian Khas Palembang Sejarah Tari khas Palembang



Sejarah
lagu dan Tarian Khas Palembang
Sejarah Tari khas Palembang

Sebagai daerah yang sangat kaya akan koleksi sejarah masa lalu, Palembang juga memiliki banyak ragam seni tari. Dari imajinasi dan khayalan terhadap zaman keraton Kerajaan Sriwijaya pada abad VI SM, yang sangat tersohor dengan ekspansi wilayah dan pusat Agama Budha sampai zaman keemasan kesultanan Palembang Darussalam. Tahapan sejarah masa lalu itu sampai kini memberikan banyak inspirasi bagi masyarakatnya. Salah satunya adalah tarian. Menurut Elly Rudi, salah seorang koreografer (penata tari) di Palembang, yang terkenal dengan tari tradisi Palembang adalah tari Gending Sriwijaya. Tari tersebut melukiskan kegembiraan gadis-gadis Palembang saat menerima tamu yang diagungkan. Tepak yang berisi kapur, sirih, pinang, dan ramuan lainnya dipersembahkan sebagai ungkapan rasa bahagia.“Tidak sebatas itu, tari Gending Sriwijaya yang juga diiringi gamelan dan lagu yang berjudul sama juga merupakan sebuah ungkapan terhadap indahnya kehidupan keraton,” katanya. Elly menambahkan, penciptaan tari Gending Sriwijaya dilakukan jauh sesudah kehidupan Kerajaan Sriwijaya. Syairnya diciptakan oleh Nungtjik AR,  lagu diciptakan oleh Dahlan Mahiba, dan penarinya adalah Sukainah Rozak. Sebagai sebuah gambaran, bisa juga disebut sebagai imajinasi para pengarangnya. Tari Gending Sriwijaya memang sangat menggambarkan kehidupan waktu itu,” katanya. Sehingga banyak orang kemudian mengagumi tarian tersebut. Bahkan, ketika menyebut tradisi Palembang, orang pasti akan menyebut tari Gending Sriwijaya, lengkap dengan syair dan irama lagunya. dia juga mengatakan seiring perkembangan waktu, tari tradisi Palembang pun mengalami pergeseran. Bukan perubahan tari secara fundamental, namun para seniman semakin berani dan bisa berkreasi. Salah satunya adalah tari Kipas. Tari yang memiliki dasar gerak dan pakem dari tari Batanghari Sembilan itu, memiliki kekhasan sendiri.
“Walau kreasi, tapi tidak lepas dari gerak tradisional tari Sumsel,” katanya. Masih menurut Elly, tari Kipas yang disebut juga tari Lenggok Musi tersebut, diciptakan sebagai jawaban terhadap kondisi kekinian, misalnya masalah politik dan ekonomi yang tidak menentu. “Orang sekarang suka bersaing dan cepat sekali emosi,” katanya. Kipas, kemudian menjadi simbol penyejuk, sehingga bila menontonnya, hati setiap orang akan luluh dan mampu memberikan kesan dan niat untuk mengubah diri. Selain itu, Lenggok Musi menjadi perlambang indahnya Sungai Musi. Corak tradisi Palembang menjadi ciri tak terpisahkan. Musik yang digunakan pun sangat khas, yaitu akordion, gamelan, gendang melayu, gong, dan gitar tunggal. Bila dilihat dari sisi sudut itu, siapa bilang tari tradisi Palembang tidak bergerak dinamis.
Macam – macam tarian palembang
1. Tari Gending Sriwijaya
adalah tari penyambutan dari Kota Palembang. Tari ini melukiskan kegembiraan gadis-gadis Palembang saat menerima kunjungan tamu yang diagungkan. “Tepak” yang berisi, kapur, sirih, pinang, dan ramuan lainnya dipersembahkan sebagai ungkapan rasa bahagia.
2. Tari Genta Siwa
Tari Geta Siwa merupakan tarian persembahan atau pemujaan yang menggambarkan keagungan Dewa Siwa. Tarian ini juga melukiskan keagungan Kerajaan Sriwijaya, gerakan-gerakan dalam tarian ini merupakan kolaborasi dari tari Gending Sriwijaya, tari Tanggai dan tari Lilin.
2. Tari Tampak Rebana
Tari Rampak Rebana adalah sebuah tari garapan baru yang bersumber dari musik sarafol anam dan tari Rodat. Akan tetapi penata tari hanya mengambil sebagian kecil dari bunyi pukulan terbangan dan gerakan yang terdapat pada musik sarofal anam dan tari Rodat, sehingga pada tari Tampak Rebana ini musik tidak hanya dimainkan oleh pemain musik tetapi juga dapat dimainkan oleh penari.
3. Tari Dana
Rasa gembira bagi kalangan remaja ketika mereka bertemu dengan teman-temannya, saling bercengkrama dan saling bercanda ria. Perasaan tersebut diwujudkan melalui ayunan langkah dan lenggak-lenggok tangan yang dibawakan oleh remaja-remaja dalam tari Dana ini. Biasanya tarian ini dibawakan secara berpasangan tetapi perkembangan sekarang tarian ini umumnya dibawakan oleh laki-laki saja.
4. Tari Melati Karangan
Tari ini menggambarkan tentang keagungan para gadis dan ibu daerah Palembang dengan ciri khasnya masing-masing. Lenggak dan subangnya itulah ciri khas gadis Palembang, sedangkan baju kurung dan selendang merupakan ciri khas ibu-ibu dari Palembang.
5. Tari Lenggok Musi
Tarian ini diilhami oleh alunan dan sentakan riak gelombang Sungai Musi. Kipas adalah lambang kesejukan. Setiap orang yang kepanasan pasti berkipas-kipas agar tubuhnya merasa sejuk. Sebagai lambang kedamaian-kesejukan, kipas dipakai sebagai properti

Advertisements

Report this ad

Report this ad
Bagikan ini:
TwitterFacebookGoogle

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comment
Name *
Email *
Website
Post Comment

 Notify me of new comments via email.
Advertisements

Report this ad

Kalender

Click to get more.Widget Animasi - See more at: http://www.komputerseo.com/2010/12/cara-memasang-gambar-animasi-lucu-di.html#sthash.drM7Exzu.dpuf
Click to get more.Widget Animasi
- See more at: http://www.komputerseo.com/2010/12/cara-memasang-gambar-animasi-lucu-di.html#sthash.drM7Exzu.dpuf
Jam
obj=new Object;obj.clockfile="bloguru003-black.swf";obj.TimeZone="Indonesia_Jakartaobj.widobj.width=150;obj.height=150;obj.wmode="transparent";showClock(obj
Jam Animasi
animasi blogAnimasi Blog
Membuat Blog Sederhana
Follow
 :)